Ngeseks Sebulan Sekali, Kalau Beruntung

Tanya:
Saya sudah hampir 4 tahun menikah. Istri saya ini sering merasa sakit ketika melakukan hubungan intim sehingga membuat saya tidak tega. Hal ini terus berlangsung, walau sesekali kami melakukan hubungan seks, hingga istri saya melahirkan. Setelah memiliki anak, istri tidak merasa sakit dalam berhubungan, hanya saat itu kami masih tinggal bersama orang tua istri dan itu menjadi salah satu alasan. Tapi setelah kami pindah, istri seolah-olah tidak membutuhkan seks. Padahal, setiap kali ada kesempatan, saya selalu mendahulukan istri saya orgasme. Kini, saya berhubungan seks dengan istri hanya 1 bulan sekali itupun kalau beruntung. Apa yang salah? Rommy, 32 tahun

Jawab:
Usia Anda saat ini merupakan puncak usia produktif, di mana pasangan lain seusia Anda rata-rata memiliki frekuensi hubungan seksual 3-5 kali perminggu. Sedangkan kondisi Anda saat ini hanya diberi kesempatan 1 kali dalam 1 bulan untuk melakukan hubungan suami istri.

Sebenarnya masalah hubungan seksual ini merupakan masalah yang sangat sensitif namun berdampak besar dalam hubungan suami istri. Tidak bisa dikatakan bahwa keterbatasan fisik istri Anda yang lemah membatasi kemampuannya melayani Anda, sebab hubungan seksual dapat dilakukan di pagi hari saat Anda berdua merasa bugar sehabis tidur semalaman.

Menurut saya, bicarakan secara terbuka dengan istri apa yang menjadi penyebab ketidakinginan istri untuk melayani Anda, toh masalah keterbukaan ini sangat diperlukan dalam setiap pasangan. Cari tahu apa yang menjadi penghalang istri untuk berhubungan seksual, apakah rasa nyeri yang masih sering dialami istri, atau ketidakmampuan Anda untuk memuaskan istri atau adakah hal lain yang membuat istri Anda tidak mau melayani.

Jika memang istri Anda merasa amat lelah pada malam hari, lakukanlah hubungan seksual di pagi hari saat tubuh bugar. Bila istri Anda sulit untuk terbuka dengan Anda, carilah informasi melalui orang yang dipercaya oleh istri. Pada intinya adalah suami istri harus saling menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasangannya masing-masing agar senantiasa tercipta hubungan yang harmonis.

RANDOM POST

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

:diem2: :bingung: :mataduit: :terkapar: :puyeng2: :diem2: :digetok: :serem: more »

WordPress Theme Design