OVERLOADED squid

Jika anda mengalami kasus :
terkadang kita membuka browser banyak,kadang2 kebukanya lama apalagi situs yg blom pernah kebuka… dan malah lebih cepet dari konfigurasi sebelumnya.

Banyak faktor yg membuat Squid ‘overloaded’ shg saat diakses malah membuat lebih pelan:
1. Cache di hardisk terlalu besar shg pemakaian memori terlalu besar (dan mungkin sudah mulai swap ke hardisk, silahkan dilihat via top dg rumus swap yg baik 25%an dari memori fisik, jika lebih biasanya akan pelan). Ingat per 1 GB cache di hardisk akan memakai 10MB memori lho, belum yg lain2.
2. Hardisk terlalu pelan (krn cache terlalu besar itu tadi), shg saat mencari object lama menemukannya. Berapa besar cache anda di hardisk?, saya menduga mesti lebih dari 10an GB ya??
3. Browser/klien yg berusaha memanfaatkan Squid terlalu banyak shg antrian yg berebut utk minta layanan Squid terlalu panjang walaupun toh akhirnya akan mengakses situs yg belum pernah dikunjungi sebelumnya (yg kalau Squid-nya pintar bisa membedakan saat akan diantrikan, mestinya?). Silahkan dilihat stats via cachemgr.cgi, saya ada kecurigaan di i/o queue-nya sudah terlalu panjang.
4. Mesin server terlalu banyak melayani user atau utk layanan yg lain. Dari pengalaman, mesin dg 256MB dan beberapa layanan, mail server agent, web server dan Squid dg cache di hardisk 6GB plus sekitar 10 PC klien saja sudah lumayan mepet kinerjanya kok. Perlu diingat Squid butuh memori yg besar tidak prosesor yg cepat plus hardisk yg super cepat. Ini belum ditambahi layanan yg lain-lain lho. Intinya idealnya utk Squid mesin server seharusnya terdedikasi (layanannya hanya Squid).

Saran utk mencoba mengidentifikasi kelambatan Squid krn defisiensi memori.
1. Pinjam kenalan anda memori tambahan, minimal 256MB dan dicobakan di mesin anda. Jika ternyata tambah cepat berarti ya ‘obat’nya ini yg berarti sudah saatnya meng’upgrade’ mesin anda, he he he …
2. Squid saat di-reconfigure (squid -k reconfigure) mjd lebih cepat kembali.
3. Terjadi perbedaan kecepatan akses saat jumlah browser yg terbuka berbeda, tetapi ini bisa juga disebabkan pipa yg anda langgani (bandwidth) sudah diambang batas kelayakan.

Saran utk mencoba mengidenfikasi kelambatan Squid krn kinerja hardisk yg kurang baik.
1. LED indikator hardisk ‘nyaris’ tak henti-hentinya hidup (bukan nyaris tak terdengar ya?), krn selalu terjadi proses i/o ke sana. Inilah yg membedakan hardisk dg cache h/w yg kecil dan besar (dan yg membedakan harganya juga, he he he). Carilah hardisk yg berkinerja agak hebat (cache 4MB, seektime 8ms, rpm 10k, idealnya) dan jangan terlalu besar ukurannya (jadi kecil-kecil tapi banyak). Tapi itu tadi, sulit sekarang mencari hardisk ukuran kecil di pasaran (kalau tidak salah utk SCSI UW2-160-an, 9.1GBan masih ada).
2. Coba ditambahkan (atau dipinjamkan) hardisk 1 lagi dan direktori cache anda dibagi ke hardisk yg baru ini dg L1 direktorinya dibagi 2 juga (dg ukuran separuhnya juga). Jadi misalnya awal /cache 12000 28 256 dibagi mjd 2, /cache1 6000 14 256 dan /cache2 6000 14 256. Begitu dan jangan lupa jangan pernah memakai semuanya spt ukuran partisinya (ingat idealnya antara 70%an kapasitas partisi maksimalnya), supaya saat akan menulisi hardisk, tempat kosongnya lebih mudah ditemukan (kalau sudah terlalu penuh akan sulit dan lama menemukan dan boleh jadi terfragmentasi tempatnya).

Saran terpenting:
Squid agresif itu utk kondisi di Indonesia menurut saya sangat cocok (mungkin utk negara maju malah diprotes ya, krn bw sudah sangat murah dan hr tenaga teknisnya utk ngoprek terlalu mahal). Tetapi yg perlu diingat adalah semuanya itu ada batasnya ibarat sepeda motor itu kalau di’gas’ penuh mendadak terkadang malah mati mesinnya, iya kan? (wah sepeda motor saja saya tidak punya lho, he he …) Jadi agresif yg agresif tapi jangan terlalu ambisius dan harus optimal sesuai kemampuan baik mesin maupun bw yg dilanggani.
Server jangan dijadikan workstation utk nge-‘game’, ha ha ha …. hanya guyon lho ….

Begitu saja dan semoga bermanfaat sekalian kalau bisa laporan kemajuannya biar teman-teman yg lain tahu apakah ‘obat’nya manjur tidak. Siapa tahu saya sedang bermimpi saat mengetik ini?? ha ha ha ….
Selamat kutak-katik, ini yg baru dinamakan asyik dan ‘memabukkan’ iya kan??

Leave a comment

Your email address will not be published.


*