I Basur dan Ni Girah

Dalam budaya Bali, selain cerita Calon Arang yang mengetengahkan peran calon Arang sebagai pengguna ilmu hitam/leak yang menyebarkan petaka dan kebinasaan, lain halnya dengan cerita I Basur dan Ni Girah…

Dalam kisah ini, digambarkan bahwa I Basur, seorang dukun pangiwan yang sangat sakti tengah menebarkan teror ilmu leaknya sebagai akibat dari penolakan lamaran I Tigaron, putranya oleh Ni Sokasti, seorang bunga desa, putri I wayan Karang.
Penduduk di wilayah tersebut dilanda ketakutan dan wabah penyakit yang membuat peri kehidupan masyarakat didaerah tersebut tanpa kepastian…

Ditengah suasana yang sangat mencekam tersebut, datanglah Ni Garu seorang gadis desa biasa yang menuntut pertanggung jawaban I Basur karena telah menodainya.
Hal ini mumbuat I Basur dan I Tigaron serta para pengikutnya menjadi gusar dan menganiaya Ni Girah…

Dalam kondisi yang tanpa harapan tersebut, Ni Girah kemudian pergi ke tanah pekuburan untuk meminta berkah kesaktian dari Dewi Durga sebagaimana yang di lakukan oleh I Basur.

karena dalam kondisi mental dan fisik yang penuh penderitaan, Dewi Durga akhirnya juga mewariskan ilmu leak kepadanya ~ berbekal ilmu tersebut, Ni Garu menuntut balas pada I Basur dan antek-anteknya.

Singkat cerita Ni Garu dapat memenangkan pertarungan tersebut dengan membunuh I Basur dan semua antek-anteknya sekaligus membebaskan desa tersebut dari tenung jahat I Basur.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*