SALINAN DARI FILM JADUL – “TRILOGI JAKA SEMBUNG 3 IN 1 FULL”



Judul …………………. Jaka Sembung
Rilis …………………… 1981
Sutradara ………….. Sisworo Gautama Putra
Produser…….. ……..Sisworo Gautama Putra
Penulis ……………….Darto Juned, Imam Tantowi
Pemeran ……………. Barry Prima, Eva Arnaz
Dana Christina, Dicky Zulkarnaen, Syamsuddin Syafei
Rukman Herman, Dorman Borisman, S. Parya
HIM Damsyik, W.D Mochtar, Suryabrata
Chaidir Djafar, El Koesno
Distributor ………….. Rapi Films (Indonesia)
Mondo Macabro (DVD)
———————————————————————-
Jaka Sembung Sang Penakluk atau hanya Jaka Sembung (Internasional:The Warrior) adalah film aksi laga epos dewasa tahun 1981 dari Indonesia yang disutradarai oleh maestro film Sisworo Gautama Putra. Film ini mendapat perhatian dari kalangan penggemar film aksi laga internasional karena dianggap sebagai salah satu film pertama yang mempunyai ramuan unik antara ragam aksi laga dengan ragam horor dan supernatural. Cerita film ini diadaptasi secara lepas berdasarkan komik Indonesia dengan judul yang sama yaitu “Jaka Sembung” karya komikus terkenal Indonesia Djair Warniponakanda yang sering ditulis hanya dengan “Djair”. Film ini diikuti oleh sekuelnya, Si Buta Lawan Jaka Sembung yang dirilis tahun 1983.
———————————————————————–
Judul ………………….. Sibuta VS Jaka Sembung
Rilis ……………………. 1983
Sutradara ……. ………Dasri Yacob
Produser ……………… Sabirin Kasdani
Musik …………………… Gatot Sudarto
Sinematografi ………. Asmawi
Pemeran ………………. Barry Prima, Advent Bangun
Sri Gudhi Sintara, W.D Mochtar, Zurmaini
Syamsuddin Syafei, Djair Warniponakanda
Gino Makasutji, Grace Zaharah, Hera Helmy
Rukman Herman, Yos Santo
Debby Rio, Tuty Kusnendar
————————————————————————-
Si Buta Lawan Jaka Sembung (Internasional: The Warrior 2) adalah film aksi laga epos dewasa tahun 1983 dari Indonesia yang disutradarai oleh Dasri Yacob dan dibintangi aktor laga kawakan kala itu, Barry Prima dan Advent Bangun. Film ini adalah sekuel dari film Jaka Sembung Sang Penakluk yang dirilis tahun 1981. Cerita film ini merupakan adaptasi lepas dari serial komik Indonesia “Jaka Sembung” karya komikus terkenal Indonesia Djair Warniponakanda, yang juga mengambil peran kecil dalam film ini. Film ini didistribusikan oleh Rapi Films pada bulan Juni 1983.

Cerita film ini awalnya hendak dibuat berdasarkan komik berjudul “Jaka Sembung vs Si Buta Dari Gua Hantu”. Namun karena masalah hak tampil dengan pemeran film “Si Buta Dari Gua Hantu”, karakter dalam komik tersebut kemudian diganti menjadi “Si Buta Dari Gunung Iblis” dan cerita dalam film diubah. Komik “Jaka Sembung vs Si Buta Dari Gua Hantu” sendiri akhirnya terbit pada tahun 2011.[1]

Film ini dikenal dengan tingkat kekerasannya yang lebih banyak berlumuran darah dibandingkan film pendahulunya dan juga elemen dewasanya yang lebih kental. Film ini segera diikuti oleh sekuel berikutnya, yaitu Bajing Ireng dan Jaka Sembung yang dirilis pada tahun 1985.
—————————————————————–
Judul ……………. Jaka Sembung Dan Bajing Ireng
Rilis ……………… 1985
Sutradara ……… Tjut Djalil
Produser ………. Gope T. Samtani, Sabirin Kasdani
Penulis …………. Djair Warniponakanda
Musik …………… Gatot Sudarto
Sinematografi …Thomas Susanto
Penyunting ……. Janis Badar
Pemeran ………. Barry Prima, Alex Kalangi
El Manik, Godfried Sancho, Piet Pagau
Rita Zahara, Syamsuddin Syafei
Syamsuri Kaempuan, Tizar Purbo, Zurmaini
————————————————————————-Bajing Ireng dan Jaka Sembung (Internasional: The Warrior 3) adalah film aksi laga epos dewasa tahun 1985 dari Indonesia yang disutradarai oleh Tjut Djalil dan dibintangi oleh Barry Prima dan Alex Kalangi. Cerita film ini dibuat berdasarkan serial komik Indonesia “Jaka Sembung” karya komikus terkenal Indonesia Djair Warniponakanda, yang juga mengambil peran kecil dalam film ini. Film ini didistribusikan oleh Rapi Films dan dirilis Juni 1985.

Film ini merupakan sekuel dari film Si Buta Lawan Jaka Sembung tahun 1983 yang sangat sukses kala itu, mengikuti kesuksesan film pertamanya, Jaka Sembung Sang Penakluk (1981). Film ini juga adalah film terakhir dari serial trilogi film Jaka Sembung yang diproduksi oleh Rapi Films, walaupun diikuti sebuah sekuel berjudul Jaka Sembung dan Dewi Samudra pada tahun 1990. Film ini memperoleh nominasi untuk Pemeran Pembantu Pria Terbaik (El Manik) dalam Festival Film Indonesia 1984.

Incoming search terms:

  • hera artis si buta lawan jaka sembung
  • jadul jaka sembung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *