Jalan-jalan Bersama Andrew Hidayat Pantai Sanglen Lagi Surga di Deretan Pantai Gunung Kidul

Posted on
Pantai Sanglen Lagi Surga di Deretan Pantai Gunungkidul Bentang Nusantara - Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)
Pantai Sanglen Lagi Surga di Deretan Pantai Gunungkidul Bentang Nusantara – Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

Jadul.comJalan-jalan Bersama Andrew Hidayat Pantai Sanglen Lagi Surga di Deretan Pantai Gunung kidul. Tidak diragukan lagi, Gunungkidul juga dikenal dengan deretan pantainya yang masih alami dan asri. Selain itu, keindahannya pun tak diragukan lagi. Beberapa di antaranya malah belum banyak dijamah pengunjung. Bisa karena aksesnya yang susah, atau malah tak banyak publikasi di media sosial. Saking sepinya, jika kita berkunjung ke pantai tertentu, serasa menjadi pantai sendiri.

Pernahkah traveler berkunjung atau mendengar Pantai Watu Kodok? Pantai ini merupakan salah satu di antaranya, pantai yang masih sangat sepi, alami, dan asri. Masih berada di gugusan pantai Gunungkidul, Yogyakarta. Menuju pantai ini tidaklah terlalu sulit, karena masih satu jalur dengan Pantai Krakal, Kukup dan Baron.

Mari kita explore pantai yang berada di Gunung Kidul bersama Andrew Hidayat menelusuri indahnya pemandangan asri pantai yang berada di Gunung Kidul

Aksesnya bisa melalui Jalur Lingkar Selatan Gunungkidul. Ikuti saja jalan menuju Pantai Baron (karena memang sejajar dengan Baron), sampai menemukan papan penunjuk menuju Pantai Watu Kodok.

Dari jalan utama menuju pantai itu sendiri masih berbentuk konblok, tapi masih layak untuk dilalui sepeda motor ataupun mobil. Jarak jalannya pun tidak terlalu jauh, tidak sejauh ketika menuju Pantai Pok Tunggal tentunya.

Lantas, apa hubungannya Pantai Watu Kodok dengan Pantai Sanglen? Jadi, Pantai Sanglen ini beda cerita dengan Watu Kodok, tapi masih dalam satu paket, paket pantai alami dan sepi.

Jika traveler sudah menemukan atau berencana berkunjung ke Watu Kodok, bukan hal yang mengasyikkan ketika melewatkan Pantai Sanglen ini. Dibanding dengan Watu Kodok, Sanglen jauh lebih sepi.

Belum ada fasilitas umum seperti toilet yang tersedia. Tak jua kita menemukan beberapa warga yang berjualan di sana. Walau begitu, sekarang akses ke sana jauh lebih mudah. Hal ini terlihat dari tersedianya jalan khusus ke pantai dan lokasi parkir yang tak terlalu jauh dari bibir pantai.

Sayangnya, karena tak ada pegelola khusus yang menangani, sampah yang bertebaran di sana sedikit banyak mengurangi keindahannya. Sampah-sampah tersebut bertebaran hampir di sepanjang bibir pantai karena terbawa ombak.

Pun begitu, tetap saja sebagian besar di antara sampah tersebut disebabkan oleh ulah manusia. Botol, plastik, dan dedaunan adalah mayoritas benda yang bakal kita temukan.

Gunung lagi kurang bersahabat untuk didaki, maka beramai-ramailah pantai yang dicari. Salah satu pantai yang masih sepi dan asri di Gunungkidul. Sayang sampahnya berserakan sepanjang bibir pantai. Sebagian karena ulah manusia, sebagian karena terbawa ombak.

Tapi tetap sampahnya dari manusia. Pantai ini terletak di antara Drini dan Sepanjang. Jika datang dari arah Sepanjang, di sebelah kanan jalan sebelum tiba di Drini, kita akan menemukan penunjuk arah menuju Watu Kodok. Jalannya memang masih belum bagus, masih berupa konblok.

Sekarang, sudah tersedia parkiran khusus apabila ingin menuju Sanglen. Parkir di Watu Kodok pun tidak masalah. Baik dari parkiran Sanglen maupun Watu Kodok, kita tetap butuh berjalan untuk menuju pantai. Gak lama kok, durasinya paling 10-15 menit. ?

Lokasi: Pantai Sanglen, Gunungkidul, DIY.

#pantai #sanglen #gunungkidul #jogja #haida

A photo posted by Bentang Nusantara (@bentara.id) on

Akses menuju Pantai Sanglen hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Kita bisa memarkir kendaraan di Pantai Watu Kodok, kemudian berjalan melewati bukit karang sebelah barat Watu Kodok.

Perlu kehati-hatian ekstra ketika mendaki, mengingat jalannya sedikit sempit dan curamnya jurang sebelah timur.

Waktu terbaik untuk melewati bukit ini adalah pagi atau sore hari ketika air laut sudah mulai surut. Jalan alternatif bisa melalui perkebunan warga, yaitu berjalan sedikit ke utara mengitari bukit, lebih aman namun sedikit lebih jauh. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke lokasi kira-kira 15 menit.

Sekarang, sudah tersedia parkir khusus untuk menuju Pantai Sanglen. Sebelum memasuki Pantai Watu Kodok, kita akan menemukan papan penunjuk parkir dan akses ke pantai lebih mudah.

Menyambut pagi dengan mempersiapkan sarapan Pantai Sanglen Pantai Sanglen Pantai Sanglen Pantai Sanglen Pantai Sanglen

Perlu diingat, bahwa pantai ini benar-benar masih alami, belum ada fasilitas umum seperti toilet bahkan warung. Hanya ada sebuah gubuk tua yang biasa digunakan oleh pemancing untuk bersitirahat atau meletakkan alat pancingnya.

Salam

Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *